Mengapa Kita Harus Beriman kepada Nabi dan Rasul?
1.Menambah keimanan terhadap Allah SWT
Mengimani Nabi dan Rasul adalah perintah Allah SWT. Jika menolak beriman, maka orang itu disebut sebagai sosok yang tersesat karena tidak bersedia menaati perintah Allah.
Hikmah Beriman kepada Malaikat, Apa Saja?
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۗوَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا - ١٣٦
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh. (QS. An-Nisa: 136).
Museum Nabi Muhammad di Madinah yang Buka 24 Jam, Ini Kecanggihannya
2.Memiliki teladan yang sempurna
Sebagaimana yang telah dipaparkan, Nabi dan Rasul diutus untuk menyampaikan ajaran Islam pada manusia. Maka dari itu, mereka memiliki kepribadian atau sifat yang baik, sehingga patut untuk diteladani.
دۡ كَانَ لَكُمۡ فِىۡ رَسُوۡلِ اللّٰهِ اُسۡوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنۡ كَانَ يَرۡجُوا اللّٰهَ وَالۡيَوۡمَ الۡاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيۡرًا