Subhanallah, Mengapa Air Laut Rasanya Asin? Begini Penjelasannya Dalam Al Qur'an
Di antara laut-laut itu ada yang mengalami pasang dan surut. Pada permulaan tiap bulan terjadi pasang; dan apabila bulan makin berkurang, terjadilah surut, maka permukaan laut kembali seperti semula. Kemudian bila bulan lainnya tiba, laut kembali mengalami pasang sampai pertengahan bulan, lalu pada hari-hari berikutnya mulai menyurut. Allah Swt. Yang Mahakuasa yang mengatur demikian itu dalam tatanan alam ini.
Semua laut diciptakan oleh Allah SWT berair asin, agar tidak menimbulkan pencemaran pada udara yang akhirnya akan merusak lingkungan, juga agar bumi (pantai) tidak berbau busuk karena hewan-hewan yang mati di dalam laut.
Mengingat air laut asin, maka udaranya segar dan bangkai hewannya halal. Karena itulah Rasulullah SAW ketika ditanya tentang air laut, bolehkah dipakai sarana untuk berwudu?
Maka beliau menjawab:
"هُوَ الطَّهُورُ مَاؤُهُ، الْحِلُّ مَيْتَتُهُ".
Laut itu bersih airnya lagi halal bangkainya.
Hadis diriwayatkan oleh Imam Malik, Imam Syafii, Imam Ahmad, dan para pemilik kitab sunan dengan sanad yang jayyid.
Dinding Pembatas
Selain menciptakan air laut yang rasanya asin, Allah SWT juga menunjukan kuasa-Nya dengan memisahkan air laut yang rasanya dengan air sungai yang tawar.