Makna Khoirunnas Anfauhum Linnas dan Keutamaan Berbuat Baik kepada Orang Lain
Dalam riwayat Imam al-Hakim, juga disebutkan dari sahabat Ibnu Abbas ra, bahwa seorang muslim tidak beriman, maksudnya imannya tidak sempurna, yakni orang muslim yang tidur kekenyangan akan tetapi tetangga kelaparan.
ابن عباس رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه و سلم قال ليس المؤمن الذي يشبع وجاره جائع
Dari sahabat Ibn Abbas r.a., Nabi s.a.w. bersabda: “seorang muslim tidak beriman jika ia kekenyangan sedangkan tetangganya kelaparan.” (HR al-Hakim)
Lagi-lagi urusan horizontal menjadi tolak ukur keimanan. Artinya makin baik horizontalnya seorang muslim, makin tinggi keudukan imannya di hadapan Allah sSWT, juga sebaliknya, makin rendah perhatian muslim soal hubungan horizontalnya, makin rendah pula kedudukan imannya. Dan yang membuat tolak ukur tersebut adalah Nabi SAW, bukan siapa-siapa.
Karena itu, sebagai orang yang beriman harus terus berusaha bagaimana agar menjadi orang yang bisa memberi manfaat pada orang lain dengan apa yang dimiliki sesuai dengan kemampuan.