Kisah Wali Songo Sunan Gresik, Mengobati Istri Raja Majapahit hingga Masuk Islam
Menurut J.P Moquette atas tulisan prasasti makam syaikh Maulana Malik Ibrahim, wafat pada hari Senin, 12 Rabiul Awal 882 H (8 April 1419) dan berasal dari Kashan (Persia Iran).
Sumber cerita lokal menuturkan bahwa daerah yang dituju Syaikh Maulana Malik Ibrahim yang pertama kali saat mendarat di Jawa ialah Desa Sembalo, di dekat Desa Leran Keca- matan Manyar Kabupaten Gresik, yaitu 9 kilometer di arah utara kota Gresik, tidak jauh dari kompleks makam Fatimah bin Maimun.
Dengan mendirikan masjid pertama di Desa Pasucian, Manyar, Syeikh Malik Ibrahim mulai menyiarkan agama Islam. Awal aktivitasnya ialah berdagang di Desa Rumo. Setelah dakwahnya berhasil di Sembalo, Maulana Malik Ibrahim kemudian pindah ke Gresik.
Setelah itu mendatangi raja Majapahit dan mengajak raja masuk agama Islam. Walaupun raja tidak memeluk Islam, Maulana Malik Ibrahim diberikan tanah di Pinggiran kota Gresik yang bernama Desa Gapura.
Di desa inilah, Maulana Malik Ibrahim mendirikan pesantren untuk mendidik kader-kader pemimpin umat dan penyebar Islam di masa yang akan datang sebagai pengganti dirinya.