Kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Lengkap: Perjalanan Malam yang Melahirkan Perintah Salat
Kemudian, Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad singgah di Kota Madyan, tempat Nabi Musa bersembunyi dari kejaran Fir’aun. Keduanya juga melaksanakan salat 2 rakaat di tempat tersebut.
Selanjutnya, Malaikat Jibril dan Nabi Muhammad singgah ke Thuur Sina, tempat di mana Nabi Musa AS berbicara langsung dengan Allah SWT lalu melaksanakan salat 2 rakaat. Salat 2 rakaat juga dilaksanakan di tempat singgah keempat, yakni Baitul Lahm, yang menjadi tempat Nabi Isa lahir.
Keduanya lalu singgah ke Masjidil Aqsha. Di sana, Rasulullah SAW menjadi imam salat 2 rakaat untuk Malaikat Jibril.
Dari Masjidil Aqsha, perjalanan dilanjutkan menuju ke Sidratul Muntaha. Namun sebelum itu, Rasulullah SAW harus melewati tujuh lapis langit dan bertemu dengan para utusan Allah lainnya, yakni:
Usai melewati tujuh lapis langit, Nabi Muhammad SAW diajak Malaikat Jibril untuk pergi ke Baitul Makmur. Tempat tersebut merupakan lokasi para malaikat melaksanakan thawaf.
Kemudian, Rasulullah SAW naik menuju ke Sidratul Muntaha tanpa Malaikat Jibril. Di sana, ia mendapat perintah dari Allah untuk melaksanakan salat 50 waktu.