Adapun karya Ibnu Majah tentang sejarah (tarikh), yakni Tārīkh al-Khulafa’, diduga kuat masih ada. Namun di antara sekian bidang yang digeluti Ibnu Majah, tampaknya hanya bidang hadits yang membuat ia dikenal oleh masyarakat Islam secara luas. Salah satu kitabnya yang paling terkenal adalah Sunan Ibnu Majah.
Ratusan perpustakaan menyimpan manuskripmanuskrip karya Imam Ibnu Majah. Kitab ini telah dipublikasikan beberapa kali.
Pada periode terakhir, kitab tersebut menjadi buku keenam yang paling terkenal yang disebut dengan al-Ushūl al-Sittah (enam kitab-kitab yang paling prinsipil) atau sering kali disebut dengan al-Shihah al-Sittah (enam kitab shahīh). Ini tidak berarti bahwa semua semua hadis yang dimuat dalam keenam kitab hadis tersebut adalah shahīh. Ia hanya memberikan indikasi bahwa kebanyakan dari hadis-hadis tersebut adalah shahīh dengan pengecualian Shahīh Bukhari dan Muslim yang hanya memuat hadis-hadis shahīh.
Kitab Sunan Ibnu Majah
Sunan Ibnu Majah adalah kitab kumpulan hadits-hadits sahih yang ditulis oleh Ibnu Majah. Pada bagian mukadimah, penulisnya mengetengahkan beragam hal yang terkait dengan sunnah Rasulullah SAW sekaligus keutamaan ilmu hadis secara khusus dan ilmu agama secara umum.
Secara umum bisa dilukiskan bahwa kitab Sunan Ibnu Majah dibagi ke dalam beberapa bagian, dan dalam setiap bagian dibagi lagi ke dalam beberapa