Khutbah Jum'at tentang Waktu, Nikmat Allah yang Kerap Dilalaikan
Namun hanya mengandalkan iman saja, orang masih merugi. Sehingga ayatnya dilanjutkan dengan wa ‘amilū aș-șālihāt. Amal itu adalah apa yang dihasilkan oleh pikiran, hati dan perbuatan.
Bukan hanya perbuatan saja, bahkan pikiran, gagasan kita juga tergolong amal, serta gerakan hati pun termasuk amal.
‘Amilū aș-șālihāt maknanya bukan sembarang amal, akan tetapi amal yang shalih, amal yang membawa pada kebaikan baik untuk diri maupun makhluk Allah yang lain.
Kerugian seolah tidak berhenti, hingga menyempurnakannya dengan watawā śaubil haq- watawā śaubi al-șabr. Saling nasehat menasehati dalam soal yang haq.
Haq itu makna asalnya yang kokoh, adapun yang kokoh itu ialah nilai-nilai agama. Di mana nilai-nilai agama ini akan selalu tegak dan kokoh kapan dan di manapun. Kemudian menjadikan paripurna sampai saling bernasihat untuk senantiasa berlaku sabar.
Demikian naskah khutbah Jum'at tentang waktu bagi Muslim yang harus betul-betul dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi orang yang merugi.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki