Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khutbah Jum'at tentang Muhasabah Diri, Persiapkan Bekal sebelum Kematian
Advertisement . Scroll to see content

Khutbah Jum'at tentang Menjaga Lisan agar Terhindar dari Dosa Besar

Jumat, 25 Maret 2022 - 05:30:00 WIB
Khutbah Jum'at tentang Menjaga Lisan agar Terhindar dari Dosa Besar
Khutbah Jum'at tentang menjaga lisan. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Di antara maksiat lisan adalah mencaci seorang Muslim, melaknatnya, melecehkannya dan mengatakan setiap perkataan yang menyakiti hatinya tanpa ada sabab syari (alasan yang dibenarkan oleh syariat).

Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

سِبَابُ الْمُسْلِمِ فُسُوْقٌ (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ)

Maknanya: “Mencaci seorang Muslim adalah kefasikan” (HR al-Bukhari)

Hadits ini menyebut perbuatan mencaci seorang Muslim sebagai kefasikan karena ia tergolong dosa besar.

Sedangkan melaknat artinya adalah mencaci orang lain serta mendoakannya agar dijauhkan dari kebaikan dan rahmat Allah. Seperti mengatakan: Semoga Allah melaknatmu, semoga laknat Allah menimpamu, engkau terlaknat, atau engkau termasuk orang yang pantas mendapat laknat Allah. Melaknat seorang muslim hukumnya dosa besar.

Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dengan tegas menyatakan:

لَعْنُ الْمُؤْمِنِ كَقَتْلِهِ (مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ)

Maknanya: “Melaknat seorang Mukmin serupa dengan membunuhnya” (Muttafaqun alaih)

Mencaci dan melaknat saudara sesama Muslim bukanlah sifat sesorang Mukmin yang sempurna imannya sebagaimana ditegaskan Baginda Nabi shallallahu alaihi wa sallam:

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut