JAKARTA, iNews.id - Keutamaan puasa Idul Adha menawarkan kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan cara yang sederhana namun penuh makna.
Puasa ini bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperkuat iman dan ketakwaan.
Arab Saudi Apresiasi Transformasi Pelayanan Haji Indonesia era Prabowo
Dilansir dari laman Almanhaj, pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah penuh dengan keutamaan. Sebagaimana hadis di bawah ini:
روى البخاري رحمه الله عن ابن عباس رضي الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم قال : ما من أيام العمل الصالح فيها أحب إلى الله من هذه الأيام – يعني أيام العشر – قالوا : يا رسول الله ولا الجهاد في سبيل الله ؟ قال ولا الجهاد في سبيل الله إلا رجل خرج بنفسه وماله ثم لم يرجع من ذلك بشيء
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Juni 2024 Digabung Puasa Senin Kamis dan Keutamaannya
Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu : Sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Mereka bertanya : Ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?. Beliau menjawab : Tidak juga jihad fi sabilillah, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun“.