Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pelindo Catat 3 Pelabuhan Terpadat selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Apa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Idul Fitri Disebut Lebaran dan Apakah Ada Kaitannya dengan Filosofi Jawa?

Senin, 31 Maret 2025 - 05:05:00 WIB
Kenapa Idul Fitri Disebut Lebaran dan Apakah Ada Kaitannya dengan Filosofi Jawa?
Ilustrasi Lebaran. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kenapa Idul Fitri disebut Lebaran? Pertanyaan ini banyak diajukan publik di media sosial dan penjelasannya akan dibahas lengkap di artikel ini. 

Hari ini, Senin 31 Maret 2025, sebagian besar umat Muslim Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Momen spesial yang tidak akan pernah terlupakan dan diharapkan bisa dirayakan kembali di tahun depan. 

Di sisi lain, beberapa orang menyebut hari raya ini sebagai Lebaran. Kenapa ada istilah Lebaran dan apakah ini ada kaitannya dengan filosofi Jawa? Simak penjelasannya berikut ini:

Kenapa Idul Fitri Disebut Lebaran?  

Istilah Lebaran ternyata masih ada kaitannya dengan filosofi Jawa yang berarti lebar, lebur, luber. Jadi, masyarakat Indonesia khususnya Jawa menyebut Idul Fitri dengan nama Lebaran yang berarti selesai atau lebar (bubar). 

Secara lebih detail, berikut pemaknaan Lebaran dari filosofi Jawa 'Lebar', 'Lebur', dan 'Luber'. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut