Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hukum Puasa Senin-Kamis setelah Nisfu Syaban, Boleh atau Haram? Begini Kata Ulama
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Malam Nisfu Syaban 2024? Catat Tanggalnya!

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:12:00 WIB
Kapan Malam Nisfu Syaban 2024? Catat Tanggalnya!
Kapan Malam Nisfu Syaban 2024? (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapan malam Nisfu Syaban 2024? Apa saja amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan? Secara harfiah, ‘nisfu’ berarti pertengahan, sedangkan ‘Syaban’ adalah bulan sebelum Ramadhan. Nisfu Syaban kerap ditunggu-tunggu oleh umat muslim.

Pasalnya, malam Nisfu Syaban diyakini merupakan malam yang istimewa. Maka dari itu, umat muslim berbondong-bondong untuk memperbanyak ibadah, mulai dari salat sunnah, membaca surat Yasin, hingga puasa.

Kapan Malam Nisfu Syaban 2024?

Dilansir dari laman NU Online, malam Nisfu Syaban di tahun ini jatuh pada hari Sabtu, 24 Februari 2024. Sedangkan Nisfu Syaban jatuh pada hari Minggu, 25 Februari 2024.

Hal itu lantaran awal bulan Syaban jatuh pada 11 Februari 2024 berdasarkan pada hasil rukyatul hilal.

Sejarah Nisfu Syaban

Malam Nisfu Syaban pernah disebutkan dalam kitab Sunan Ibn Majah juz 1 halaman 444, hadits nomor 1388, di mana Allah SWT turun ke dunia dan mencari para hambaNya yang memohon ampunan.

 عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ قَالَ قَالَ رَسُوْل اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ ( إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا . فَإِنَّ اللهَ يَنْزِلُ فِيْهَا لِغُرُوْبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا . فَيَقُوْلُ أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِيْ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلَا مِنْ مُسْتَرْزِقٍ فَأَرْزُقَهُ أَلَا مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ )

"Dari Ali bin Abu Thalib, beliau berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: Apabila telah datang malam Nisfu Syaban, maka ber qiyamullaillah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya, sesungguhnya (rahmat) Allah turun pada malam itu ke langit yang paling bawah ketika terbenamnya matahari, kemudian Allah menyeru “Adakah orang yang meminta maaf kepadaku, maka akan Aku ampuni. Adakah yang meminta rizqi, maka Aku akan melimpahkan rizqi kepadanya. Adakah orang yang sakit, maka akan Aku sembuhkan”. Dan hal-hal yang lain sampai terbitnya fajar”.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut