Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Isi Pidato Rasulullah SAW Saat Haji Wada, Jadi Pengingat untuk Umat Muslim
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Haji Wada Dilaksanakan Rasulullah? Begini Kisah Harunya

Rabu, 14 Juni 2023 - 20:37:00 WIB
Kapan Haji Wada Dilaksanakan Rasulullah? Begini Kisah Harunya
Kapan haji wada dilaksanakan (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

Pada saat masih berada di Mina, Nabi telah merasakan adanya saat-saat perpisahan dengan umat yang dicintainya. Beliau telah merasakan bahwa tugas yang agung itu hampir selesai. Maka, kemudian turunlah surat terakhir secara lengkap dari Al-Qur’an yang disebut dalam surat al-Nashr :

إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ. وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًا. فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ  إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًا

”Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk ke dalam agama Allah dengan berduyun-duyun, maka bertasbihlah dengan memuji nama Tuhanmu dan mohonlah ampun pada-Nya. Sesungguhnya Ia adalah Maha Penerima Taubat”. (QS  al-Nashr: 1-3)

Pada tanggal 9 Dzulhijjah, hari Jumat, Beliau berangkat ke Arafah setelah matahari terbit, menyusuri jalan Muzdalifah dan bermalam di sebuah tenda di Namira.

Pada sore hari, Rasulullah berpidato untuk terakhir kalinya. Pidato ini dikenal sebagai Khotbah Perpisahan yang diserukan di hadapan lebih dari 150.000 jamaah di lembah Arafat. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut