Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Masuk Struktur Termasuk Waka BP BUMN
Advertisement . Scroll to see content

Istikmalkan Syaban, Nahdlatul Ulama Tetapkan 1 Ramadhan Minggu 3 April 2022

Jumat, 01 April 2022 - 22:35:00 WIB
Istikmalkan Syaban, Nahdlatul Ulama Tetapkan 1 Ramadhan Minggu 3 April 2022
Menara Al Husna Masjid Agung Jawa Tengah menjadi salah satu lokasi pengamatan bulan (rukyatul hilal). (IST)
Advertisement . Scroll to see content

LF PBNU merilis hasil perhitungan (hisab) ketinggian bulan pada akhir Sya'ban 1443 H ketinggian hilal 2 derajat lebih 4 menit dan 3 derajat 4 menit, maka hilal akan sulit dirukyat. Terlebih umur bulan yang belum mencapai 8 jam..

Arti Istikmal

Ustaz Ahmad Zarkasih Lc dalam bukunya Bekal Ramadhan menjelaskan, untuk menentukan awal Ramadhan, ulama menetapkan dengan dua cara yakni dengan metode rukyat atau biasa dengan sebutan yang lebih lengkap rukyatul Hilal, juga dengan cara melengkapi bilangan Sya’ban menjadi 30 hari.

1.Metode Rukyat

Rukyat berarti melihat dengan mata, dan hilal yang berarti bulan sabit. Disebut bulan sabit karena yang dilihat adalah keberadaan bulan di awal yang bentuknya masih sabit, belum terlihat bulat dari bumi.

Penentuan awal bulan Ramadhan adalah jika hilal sudah terlihat di tanggal 29 Sya’ban, sesaat setelah terbenamnya matahari.
Melakukan rukyatul hilal adalah cara yang disyariatkan di dalam agama dan diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Sebagaimana sabda Nabi SAW:

صوموا لرؤيته ـ أي الهلال ـ وأفطروا لرؤيته، فإن غم عليكم فاقدروا له

“Berpuasalah kalian dengan meliaht (bulan) dan berbukalah (berlebaran) dengan melihat bulan, jika terhalang oleh kalian melihat bulan maka taqdirkanlah.”

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut