Peristiwa Perjalanan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW Menembus Langit Ketujuh
Nabi SAW Didatangi Jibril
Sebelum melakukan perjalanan suci Isra Mi'raj, Nabi Muhammad SAW yang tengah duduk di masjid didatangi malaikat Jibril. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik.
Ketika itu Rasulullah Saw mengalami Isra dari Masjid Ka'bah (Masjidil Haram). Disebutkan bahwa ada tiga orang datang kepadanya sebelum ia menerima wahyu, saat itu ia (Nabi Saw.) sedang tidur di Masjidil Haram. Orang pertama dari ketiga orang itu berkata, "Yang manakah dia itu?" Orang yang pertengahan menjawab, "Orang yang paling pertengahan dari mereka. Dialah orang yang paling baik." Orang yang terakhir berkata, "Ambillah yang paling baik dari mereka.
Kemudian Jibril membelah bagian antara tenggorokan sampai bagian ulu hatinya, lalu ia mencuci isi dada dan perutnya dengan memakai air zamzam. Ia lakukan hal ini dengan tangannya sendiri sehingga bersihlah bagian dari tubuh Nabi Saw dengan berisikan iman dan hikmah.
Naik Buraq
Setelah itu, Malaikat Jibril membawa Buraq, maka Buraq seakan-akan menggerak-gerakkan ekornya. Lalu Malaikat Jibril berkata kepadanya, "Diamlah, hai Buraq. Demi Allah, tiada seorang pun yang menaikimu semisal dengan dia!"
Diapit Malaikat Jibril, Rasulullah SAW kemudian berangkat dengan mengendarai Buraq. Dalam perjalanan, Nabi SAW medapat berbagai godaan yakni ada suara yang menyuruhnya mendekat hingga ditawari minum air, arak atau susu. Namun, Nabi SAW lebih memilih susu.