Huruf Mad Jaiz Munfasil beserta Ciri-Cirinya Lengkap Pengertian, Cara Baca, dan Contohnya
JAKARTA, iNews.id - Huruf Mad Jaiz Munfasil serta ciri-cirinya perlu diketahui. Memahami ilmu tajwid termasuk Mad Jaiz Munfasil sangat penting agar bisa membaca Al Quran dengan baik dan tarti.
Untuk mengetahui huruf Mad Jaiz Munfasil dengan benar, perlu paham dahulu pengertian hukumnya. Dalam ilmu tajwid, Mad Jaiz Munfashil merupakan salah satu dari 13 jenis hukum bacaan Mad Far’i.
Dikutip dari laman Ilmu Tajwid, Senin (19/9/2022), Mad secara etimologi artinya adalah panjang. Sedangkan Jaiz memiliki boleh, dan Munfashil artinya adalah terpisah atau di luar kata.
Secara istilah, pengertian Mad Jaiz Munfasil adalah apabila terdapat huruf Mad Thabi'i yang bertempat di akhir kata dan diikuti hamzah yang ada di kata yang lain setelahnya, serta tidak ada yang memisahkan antara mad dan hamzah tersebut.
Hukum Bacaan Mad Ta'zim Lengkap dengan Contoh dan Cara Bacanya
Disebut jaiz karena para ulama qurra' berbeda pendapat terkait kadar panjang hukum bacaan tersebut. Sebagian ulama qurra' menyebut bahwa cara baca Mad Jaiz Munfashil sama dengan mad thabi'i, yakni satu alif atau dua harakat.
Namun, banyak juga yang sepakat bawa panjang bacaan Mad Jaiz Munfasil sama dengan Mad Wajib Muttasil, yakni dipanjangkan sampai dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan 4 sampai 5 harakat (ketukan).
Hukum Bacaan Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 30 Lengkap Beserta Penjelasan, Cara Baca dan Artinya
1. Surat Al Kautsar ayat 1
إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ
Hukum Bacaan Mad Tamkin Lengkap dengan Contoh dan Cara Bacanya
Latin: Innaa a'thaiynaakal Kautsar
Penjelasan: Lafadz Innaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
Hukum Bacaan Tajwid Surat Al Baqarah Ayat 153, Lengkap dengan Arti, Penjelasan, dan Cara Bacanya
2. Surat Al Qadr ayat 1
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
Latin: Innaaa an zalnaahu fii lailatil qadri
Penjelasan: Lafadz Innaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
3. Surat Al Insyiqaq ayat 16
فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ
Latin: Falaaa uqsimu bisy syafaq
Penjelasan: Lafaz Falaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
4. Surat Ali Imran ayat 2
اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۙ الۡحَىُّ الۡقَيُّوۡمُؕ
Penjelasan: Pada lafadz Laaa Ilaaha terdapat Mad Jaiz Munfasil dan dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).
5. Surat Al Infithar ayat 15
فَلَا أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ
Penjelasan: Lafadz Falaaa dibaca panjang dua setengah (2 ½) alif atau sama dengan empat sampai lima harakat (ketukan).