Hukum Tajwid Idgham Mutamatsilain: Pengertian, Cara Baca, dan Contohnya
Cara membaca Idgham Mutamatsilain adalah dengan memasukkan huruf pertama pada huruf yang kedua atau dengan mentasydidkan hurufnya, dalam arti dibaca seperti bertasydid. Berikut adalah contoh-contohnya:
1. اِذْذَهَبَ
Keterangan: Terdapat ذْ bertemu ذ yang dapat dibaca اِذَّهَبَ.
2. اِذْهَبْ بِكِتَابِىْ
Keterangan: Terdapat بْ bertemu ب yang bisa dibaca اِذْهَبِّكِتَابِىْ
3. وَهُمْ مُهْتَدُوْنَ
Keterangan: Terdapat مْ bertemu م yang bisa dibaca وَهُمُّهْتَدُوْنَ
4. رَبِحَتْ تِجَارَتُهُمْ
Keterangan: Terdapat تْ bertemu ت yang bisa dibaca رَبِحَ تِّجَارَتُهُمْ
5. اَلَمْ اَقُلْ لَكُمْ
Keterangan: Terdapat لْ bertemu ل yang bisa dibaca اَلَمْ اَقُلَّكُمْ
Sebagai catatan tambahan, apabila ada huruf ya’ sukun bertemu huruf ya’ dan huruf wawu sukun bertemu huruf wawu, membacanya tidak boleh diidghamkan melainkan harus dibaca panjang atau disebut bacaan MAD.
Demikian itu adalah ulasan mengenai Idgham Mutamatsilain lengkap beserta penjelasan, cara baca, dan contohnya. Wallahualam bissawab
Editor: Komaruddin Bagja