Hukum Tajwid dalam Surat Al Kafirun Ayat 1-6 Lengkap Bacaan Arab, Terjemahan, Penjelasan dan Cara Bacanya
4. Ayat 4
وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ
Latin: Wala ana 'abidum ma 'abattum
Artinya: "Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,"
لَا أَ : Mad jaiz munfasil, karena lam fathah bertemu dengan alif dan diikuti oleh hamzah di lain kata. Dibaca panjang selama 2–5 harakat.
عَا : Mad thobi’I, karena 'ain fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang selama 2 harakat.
بدٌ مَا : Idghom bigunnah, karena harakat dhommah tanwin bertemu dengan mim. Harakat tanwin dileburkan sehingga mim seolah-olah bertasydid. Membacanya disertai dengung. Setelahnya terdapat hukum mad thobi’I, karena mim fathah diikuti alif. Dibaca panjang 2 harakat.
ـبدْتُم : Idghom mutajanisain, karena dal sukun bertemu dengan ta'. Huruf dal dimasukkan ke huruf ta', sehingga ta' seolah-olah berharakat tasydid.
5. Ayat 5
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ
Latin: Wa la antum 'abidụna ma a'bud
Artinya: "dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah."