Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hukum Tajwid Surat Ali Imran Ayat 190-191 per Kata Beserta Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Hukum Bacaan Ra Tafkhim, Tarqiq Beserta Pengertian dengan Contoh

Kamis, 09 September 2021 - 21:30:00 WIB
Hukum Bacaan Ra Tafkhim, Tarqiq Beserta Pengertian dengan Contoh
Membaca Al quran agar baik dan benar perlu mengetahui hukum bacaan Ra. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Contoh: وَالْفَجْرِۙ - وَلَيَالٍ عَشْرٍۙ

2. Hukum Bacaan Ra Tarqiq

Tarqiq yaitu hukum membaca huruf Ra dengan dibaca tipis. Hukum membaca huruf Ra dibaca tarqiq atau tipis apabila:

a. Ra yang berharakat kasrah, baik pada awal kata, pertengahan kata atau akhir kata, pada kata kerja (fiil) ataupun pada kata benda (isim).

Contoh: اَلْقَارِعَةُۙ

b. Ra yang sebelumnya terdapat ya sukun ( ْي) 

Contoh: غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ

3. Ra ( ر ( yang boleh dibaca tebal atau tipis atau jawazul wajhain

Huruf Ra ( ر ( yang boleh dibaca tebal atau tipis di al-Qur’an ada tujuh (7) yaitu. 

Contoh: وَالَّيْلِ اِذَا يَسْرِۚ - عَذَابِيْ وَنُذُرِ

Hukum Mempelajari Ilmu Tajwid

Hukum mempelajari Ilmu tajwid adalah Fardhu Kifayah, sedang membaca Al Qur'an dengan baik dan benar sesuai ilmu tajwid hukumnya Fardhu Ain.

Bagi orang yang belum mampu membaca Al Qur'an sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu Tajwid wajib hukumnya untuk berusaha membaguskan bacaannya sehingga mencapai standar yang telah ditetapkan oleh Rasulullah SAW.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut