Hukum Bacaan Mad Shilah Thawilah, Lengkap dengan Contoh dan Cara Bacanya
Sehingga Mad Shilah Thawilah adalah hukum ketika ha dhamir (kata ganti) yang dibaca panjang lebih dari 2 harakat ketika lanjut, dengan syarat ha’ dhamir tersebut terletak di antara dua huruf yang berharakat dan huruf keduanya adalah hamzah.
Jika tidak bertemu hamzah, mad berubah menjadi mad shilah qashirah. Mad shilah thawilah boleh dibaca panjang sampai 2 setengah alif atau 5 harakat/ketukan.
Hukum Bacaan Idgham Mutaqaribain Kabir
Cara membaca Mad Shilah Thawilah adalah dengan memanjangkannya sampai 5 harakat atau 2 ½ alif, termasuk pada ha’ dhamir yang berharakat dhommah maupun kasrah.
1. Surat Ali Imran ayat 30
Hukum Bacaan Idgham Mutajanisain Shaghir
وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا
Latin: wabainahuu amadamba'iidaa.
Penjelasan: Huruf ‘ha dhamir’ pada bacaan wabainahuu bertemu dengan hamzah berharakat fathah, sehingga dibaca panjang 5 harakat.
2. Surat Ali Imran ayat 36
وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ
Latin: wadho'tuhaa untsaa.
Penjelasan: Huruf 'ha dhamir' pada bacaan wadho’tuhaa bertemu dengan hamzah berharakat dammah, sehingga dibaca panjang 5 harakat.