Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 50 Tema Nuzulul Quran 2026 Terbaru dan Menginspirasi bagi Umat Islam
Advertisement . Scroll to see content

Hukum Bacaan Idgham Syamsiyah, Pengertian, Cara Baca & Ciri-Cirinya

Senin, 07 Februari 2022 - 16:01:00 WIB
Hukum Bacaan Idgham Syamsiyah, Pengertian, Cara Baca & Ciri-Cirinya
Hukum bacaan Idgham Syamsiyah yang sering disebut alif lam syamsiyah dalam ilmu Tajwid. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

1. Bila terletak pada awal ayat atau sering disebut dengan istilah Ibtida’ [memulai lagi bacaan sesudah waqaf / berhenti), maka cara membacanya adalah huruf Alif dibaca seperti huruf yang berharakat Fathah. 

Sementara itu, untuk huruf Lam tak dibaca [seperti tidak ada, sebab sudah melebur ke huruf Syamsiah atau dibaca dengan idgham. Cara membaca seperti ini tetaplah berlaku meskipun di atas huruf Syamsiah tersebut tidak terdapat tanda tasydidnya.

Contoh : الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

Dibaca Arrahmaanirrakhiimi bukan al rahmaanil rakhiimi.

2. Bila Alif Lam Syamsiah terletak di tengah ayat Alquran (washal/berhenti di tengah ayat Al Qur’an), maka huruf Alif-Lam tidak dibaca / seperti dianggap tidak ada. Jadi huruf sebelum alif Lam langsung dileburkan ke dalam huruf Syamsiah.

Contoh: مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

Maaliki yaumiddiini. Bukan dibaca maaliki yaumildiini. karena al-nya melebur.

Tasydid yang berada di seluruh huruf Syamsiah, cara membaca panjangnya yaitu 2 harokat atau  1 Alif, kecuali pada huruf hijaiyah Nun[النّ], maka panjang bacaannya adalah sama seperti pada Hukum Ghunnah Musyaddadah, yaitu sekitar 2-3 harakat atau 1 1/2 Alif. Dan yang perlu diperhatikan  -ketika kita mewashal- apakah dalam kalimat tersebut terdapat Waqaf Mamnu’ disampingnya ataukah tidak. Apabila tidak terdapat Waqaf Mamnu’, maka sebaiknya hindarilah untuk mewashal.

3. Cara membaca Idgham Syamsiyah atau Alif Lam Syamsiah selanjutnya, bila  ingin mewashalkan ayat Al Quran [menyambungkan antara ayat Al Quran yang satu ke ayat Al Quran berikutnya); yaitu huruf Alif-Lam tak dibaca [dianggap tidak ada], dan langsung masuk ke dalam huruf Syamsiyah.
Contoh:
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut