Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ruben Onsu Marah Besar Anak-anaknya Panggil Pacar Sarwendah Daddy Gio!
Advertisement . Scroll to see content

Heboh Santri Tutup Telinga saat Dengar Musik, Begini Kata Ketua Aswaja Center NU

Kamis, 16 September 2021 - 17:02:00 WIB
Heboh Santri Tutup Telinga saat Dengar Musik, Begini Kata Ketua Aswaja Center NU
Santri menutup telinga begitu mendengar musik saat mengikuti vaksinasi Covid-19. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya sampaikan berkali-kali ada ulama yang mengharamkan secara mutlak. Ada pula ulama yang membolehkan selama musik tersebut tidak melalaikan dari kewajiban ibadah dan tidak identik dengan para pezina dan pemabuk. Saya ikut ulama yang kedua ini," ujarnya.

Kiai Ma'ruf Khozin pun mengaku menyukai dan mendengarkan musik di kala sedang tidak menghafal Al Quran.

"Jadi ketika ada salawat yang diiringi tabuhan rebana, kasidah Arab berbalut suara biola, lagu-lagu dangdut lawas, nyanyian syahdu dari Negeri Jiran Malaysia, juga nyanyian India saya mendengarkan, dan saya tahu tempat untuk tidak mentakrar hafalan Qur'an pada kondisi seperti ini," ujarnya.

Dia menuturkan, guru-gurunya yang hafiz saat diundang ke acara pernikahan dan mendengar suara-suara musik juga biasa-biasa saja tidak nutup-nutup telinga, karena untuk mentakrar hafalan Qur'an disertai penghayatan makna Qur'an lebih nikmat saat tidak ada gangguan suara, baik suara musik, suara mesin, keramaian anak-anak kecil bercanda dan sebagainya.

"Supaya hafalan tidak mudah hilang maka harus mentakrar (membaca ulang bacaan Qur'an), karena hafalan hanya akan melekat jika sering diulang-ulang," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut