Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Digelar di Gedung Pancasila, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Hari Lahir Pancasila, Begini Tirakat KH Hasyim Asy'ari saat Perumusan Pancasila

Senin, 31 Mei 2021 - 11:17:00 WIB
Hari Lahir Pancasila, Begini Tirakat KH Hasyim Asy'ari saat Perumusan Pancasila
Pendiri NU dan pahlawan nasional Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Berikut ritual lengkap KH Hasyim Asy'ari saat menerima rumusan Pancasila.

"Ketika Pancasila Datang Kepadaku...
Aku meminta petunjuk Allah Dengan puasa 3 hari, mengkhatamkan Al-Qur'an dan membaca Al Fatihah sampai pada ayat 'iyya kana budu waiya kanastain' aku baca 350 kali. Setelah puasa 3 hari aku lanjutkan shalat istikhoroh 2 rakaat, pada rokaat pertama aku baca surat At Taubah 41 kali , rokaat kedua surat Al Kahfi 41 kali. Sebelum tidur aku membaca ayat terakhir surat Al Kahfi 11 kali. Maka Aku Ridho. Pancasila sebagai dasar perekat bangsa dan menjadi ideologi Negara Indonesia".

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud mengatakan, Pancasila yang saat ini menjadi dasar negara Indonesia sudah disetujui oleh Kiai-Kiai NU dan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari. 

Pada Muktamar NU ke 25, dibuat sebuah keputusan dari hasil musyawarah yang dihadiri oleh sebelas Kiai sepuh NU dalam menentukan tokoh yang akan memimpin NKRI ini. Hal itu tertuju kepada dua nama besar yakni Soekarno dan Hatta. 

Kiai Marsudi menjelaskan, dari hasil musyawarah itu, Soekarno terpilih dengan sepuluh suara dan Hatta satu suara. Namun akhirnya keduanya dijadikan dwitunggal dalam memimpin NKRI ini yakni Presiden dan Wakil Presiden.

Menurut Kiai Marsudi, peranan NU dalam kemerdekaan Indonesia tidak hanya sebatas itu. Dasar negara atau saat ini dikenal dengan Pancasila merupakan hasil persetujuan Kiai Kiai NU.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut