Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Peristiwa di Bulan Dzulqa'dah, Nomor 3 Bikin Umat Islam Sedih
Advertisement . Scroll to see content

Hakikat Sidratul Muntaha dalam Isra Miraj, Lambang Kebijaksanaan Tertinggi Nabi SAW

Rabu, 10 Maret 2021 - 06:30:00 WIB
Hakikat Sidratul Muntaha dalam Isra Miraj, Lambang Kebijaksanaan Tertinggi Nabi SAW
Nabi Muhammad SAW menjalani isra miraj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha dan mendapat perintah sholat. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Jadi jika Nabi SAW telah sampai ke Sidratul Muntahaa, berarti Rasulullah SW  telah mencapai tingkat kedamaian, ketenangan, dan kemantapan batin yang tertinggi, yang tidak didapat oleh siapa pun yang lain. Karena itu sesudah mengalami Isra Miraj, Nabi SAW menjadi semakin mantap dalam perjuangannya, kemudian mencapai kemenangan demi kemenangan, yaitu setelah berhijrah ke Yastrib (Madinah).

Tetapi apa pun makna literal ataupun simbolik Sidratul Muntahaa itu, dia adalah bagian dari misteri Ilahi. Nabi SAW telah benar-benar sampai ke Sidratul Muntaha dan menyaksikan sebagian dari tanda-tanda kebesaran Tuhan Yang Mahaagung. Itulah batas tertinggi ilmu manusia. Selebihnya adalah rahasia Tuhan.

Namun, sungguh sangat menarik bahwa biar pun begitu, Nabi masih diperintah Allah untuk berdoa memohon tambahnya ilmu (Q 20:114).

Perintah Sholat 5 Waktu

Dalam sebuah hadits Sahih Muslim diriwayatkan Nabi SAW dibawa naik oleh Jibril As ke Sidratul Muntaha untuk menghadap Allah SWT.  Saat tiba di Sidratul Muntaha, Nabi SAW melihat daun-daunnya seperti daun telinga gajah be­sarnya, dan buah-buahannya seperti gentong besarnya.

Tatkala Sidratul Muntaha itu dipengaruhi oleh perintah Allah yang mencakup kesemuanya, maka berubahlah bentuknya. Pada saat itu tiada seorang pun dari makhluk Allah SWT yang mampu menggambarkan keindahannya.

Allah menurunkan wahyu-Nya kepadaku (Nabi SAW), dan Dia memfardukan atas diriku salat lima puluh kali setiap siang dan malam hari. Lalu saya turun hingga sampai ke tempat Musa berada. Musa bertanya, "Apakah yang telah difardukan oleh Tuhanmu atas umatmu?" Saya menjawab, "Lima puluh salat setiap siang dan malam hari."

Musa berkata, "Kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah keringan­an kepada-Nya buat umatmu. Karena sesungguhnya umatmu tidak akan mampu melakukannya. Sesungguhnya aku pernah mencoba Bani Israil dan menguji mereka."

Maka saya kembali kepada Tuhanku dan berkata, "Wahai Tuhanku, berikanlah keringanan buat umatku." Maka Dia meringankan lima salat buatku. Lalu saya turun hingga sampai ke tempat Musa berada, dan Musa bertanya, "Apakah yang telah engkau lakukan?" Saya menjawab, "Allah telah memberikan keringanan lima kali salat buatku."

Musa berkata, "Sesungguhnya umatmu tidak akan mampu melaku­kannya. Kembalilah kepada Tuhanmu dan mintalah lagi keringanan kepada-Nya buat umatmu." Saya terus menerus bolak balik antara Musa dan Tuhanku, dan Tuhanku memberikan keringanan kepadaku lima kali salat setiap saya menghadap.

Akhirnya Allah berfirman, "Hai Muhammad, semuanya lima kali shalat setiap siang dan malam hari. Setiap kali shalat berpahala sepuluh kali lipat, maka semuanya genap menjadi lima puluh kali shalat. Barang siapa yang berniat melakukan suatu kebaikan, lalu dia tidak mengerjakannya, maka dicatatkan baginya pahala satu kebaikan; dan jika dia mengerjakannya, maka dicatatkan baginya pahala sepuluh kebaikan.

Barang siapa yang berniat akan mengerjakan suatu keburukan, lalu dia tidak mengerjakannya, maka amal keburukan itu tidak dicatat. Dan jika dia mengerjakannya, maka dicatatkan satu amal keburukan."

Maka saya turun hingga sampai ke tempat Musa berada dan saya ceritakan kepadanya segala sesuatunya. Maka Musa berkata, "Kembalilah kepada Tuhanmu, dan mintalah keringanan kepada-Nya buat umatmu, karena sesungguhnya umatmu tidak akan mampu mengerjakannya."

Maka Rasulullah Saw. bersabda, "Sesungguhnya saya telah bolak-balik kepada Tuhanku sehingga aku merasa malu (kepada-Nya)."


Wallahu A'lam.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut