Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 7 Amalan Bulan Rajab Berlimpah Pahala bagi Umat Islam, Nomor 6 Paling Utama
Advertisement . Scroll to see content

Hadis tentang Bulan Rajab, Beserta Amalan dan Keutamaannya

Kamis, 11 Januari 2024 - 13:34:00 WIB
Hadis tentang Bulan Rajab, Beserta Amalan dan Keutamaannya
Hadis tentang Bulan Rajab (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Ruslan juga menjelaskan bahwa bulan Rajab memiliki tiga peristiwa sejarah dalam peradaban Islam, termasuk Perang Tabuk, perang Yarmuk, pembebasan Masjid Al-Aqsha, dan peristiwa Isra’ dan Mikraj Nabi Saw.

Menyinggung amalan-amalan masyru’ di bulan Rajab, Ruslan menekankan memperbanyak puasa sunah, seperti puasa Senin-Kamis, Ayyamul Bidh, dan Puasa Dawud, serta melakukan banyak amal saleh dan menjauhi maksiat. Ini sesuai dengan kandungan al-Qur’an surat at-Taubah ayat 36 yang mendorong untuk memaksimalkan amal saleh di bulan-bulan haram.

Di samping itu, Ruslan memberi peringatan agar menghindari amalan-amalan tanpa dasar dalil yang kuat, seperti salah ragahib, berpuasa khusus pada hari Kamis pertama di bulan Rajab, dan mengkhususkan malam tanggal 27 Rajab dengan ibadah tertentu, karena hal-hal tersebut tidak memiliki dasar dalil yang kuat. 

"Tiga contoh penyimpangan tersebut sesungguhnya adalah amalan-amalan yang tidak ada landasan dalilnya yang kuat. Jika pun ada itu dilandaskan pada dalil yang maudhu’ (palsu)," tegasnya.

Amalan yang dianjurkan pada Bulan Rajab

Keistimewaan Bulan Rajab seharusnya diisi dengan berbagai amal saleh, bertujuan untuk membimbing kita menjadi manusia yang bertakwa. Beberapa amalan yang disarankan selama bulan mulia ini antara lain:

  • Melakukan banyak amal shaleh dengan semangat ketaatan yang tinggi, sehingga hal ini menjadi kebiasaan yang dilakukan di luar bulan Rajab.
  • Memanfaatkan waktu selama Bulan Rajab untuk memperbanyak ibadah, khususnya shalat dan puasa.
  • Meninggalkan perbuatan zalim, terutama selama Bulan Rajab dan bulan-bulan lainnya.
  • Memberikan banyak sedekah kepada yang membutuhkan.
  • Memperbanyak dzikir, seperti mengucapkan 10 kalimat thayyibah: Subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wa allahu akbar, wa laa haulaa walaa quwwata illaa billah. Ditambah dengan al-Baqiyaatuss shaalihat: astagfirullah, innaa lillahi wa innaa ilaihi raajiuun, tawakkaltu ‘alallah, hasbunallah wa ni’mal wakil, allahumma shalli wa sallim ‘alaa sayyidinaa Muhammad.
  • Memperbanyak doa.
  • Membaca Al-Quran secara intensif.

Semua amalan ini diharapkan dapat memperkokoh iman dan menjadikan Bulan Rajab sebagai momen yang penuh berkah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Keutaman Bulan Rajab

Bulan Rajab dianggap sebagai bulan yang dimuliakan dan penting bagi umat Islam. Allah SWT menetapkannya sebagai bulan yang haram atau dimuliakan, sehingga umat Islam merayakannya dengan sukacita. Penamaan Rajab berasal dari kata "yarjubu," yang berarti dihormati.

Diambil dari buku Lisan al-Arab: 12/342 karya Ibnu Manzoor :

وقال ابن منظور في كتابه (لسان العرب:12/342)، إن شهر رجب سمي بذلك، لأنه كان يرجب: أي يعظم
وأوضح ابن منظور سبب إضافةوأوضح ابن منظور سبب إضافة رجب إلى قبيلة «مضر»: لأن مضر كانت تزيد في تعظيمه، واحترامه، فنسب إليهم لذلك، وقيل: بل كانت قبيلة “ربيعة” تحرم رمضان، وتحرم مضر رجبًا، فلذلك سماه رجب مضر رجبًاسمى شهر رجب بهذا الاسم لأن العرب كانوا يرجيبون الرّماح من الأسنة لأنها تنزع منها فلا يقاتلوا، وقيل: رجب أى توقف عن القتال، ويقال رجب الشىء أى هابه وعظمهيسمى شهر رجب بـ«الأصم، والفرد»؛ لأنه انفرد عن بقية الأشهر الحرم، حيث جاءت متواليات وجاء هو منفردًا، كما يسمى برجب مُضَر؛ لأن قبيلة مُضر كانت تعظمه.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut