Dzikir merupakan pujian kepada Allah yang sebaiknya diulang-ulang dan dilakukan sebanyak mungkin dengan penuh keikhlasan.
Selain dzikir-dzikir di atas, beberapa ayat Al-Qur’an juga bisa dijadikan sebagai dzikir harian, baik secara keseluruhan maupun sebagian. Biasanya, ayat-ayat ini dijadikan wirid setelah sholat wajib.
Beberapa contoh ayat yang sering dibaca adalah:
- Surat Al-Fatihah
- Surat Al-Baqarah ayat 1-5
- Ayat 163
- Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)
- Ayat 284-286 dari Surat Al-Baqarah
Bacaan Sayyidul Istighfar
Bacaan ini dikenal sebagai bacaan istighfar yang paling utama dan sangat dianjurkan untuk dihafalkan serta diamalkan. Merugilah jika kita melewatkan kesempatan untuk menghafalnya dan menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas dzikir setiap pagi dan petang
Diriwayatkan dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Penghulu istighfar adalah ketika seseorang mengucapkan:
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ