Doa Syukuran Kelahiran Anak, Pernikahan Hingga Menempati Rumah Baru
Sebagaimana yang disebutkan dalam doa yang di-ma’sur dari Nabi Saw. seperti berikut: «وَاجْعَلْنَا شَاكِرِينَ لِنِعْمَتِكَ مُثِنِينَ بِهَا عَلَيْكَ قابليها وأتمها علينا»
Artinya: Dan jadikanlah kami orang-orang yang mensyukuri nikmat-Mu dan memanjatkan pujian kepada-Mu karenanya serta menerimanya, dan sempurnakanlah nikmat itu kepada kami.
Abdullah ibnu Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Mansur ibnu Abu Muzahim, telah menceritakan kepada kami Al-Jarrah ibnu Falih, dari Abu Abdur Rahman, dari Asy-Syabi, dari An-Nifman ibnu Basyir yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw bersabda di atas mimbar:
"Barang siapa yang tidak mensyukuri nikmat yang sedikit, berarti tidak mensyukuri nikmat yang banyak. Dan barang siapa yang tidak berterima kasih kepada (jasa) orang lain, berarti dia tidak bersyukur kepada Allah".
Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah (ungkapan rasa) syukur, sedangkan meninggalkannya berarti mengingkarinya.
Karena itu, jika mendapati nikmat Muslim diperintahkan untuk mengucap syukur. Bentuknya bisa berbagai cara sesuai tuntunan agama, salah satunya dengan mengadakan doa syukuran atau selamatan.