Doa Nabi Sulaiman Mengusir Jin dan Setan: Hikmah dari Kisah Menaklukkan Makhluk Gaib
Doa ini dikabulkan oleh Allah ‘Azza Wajalla dengan memberikan Nabi Sulaiman ‘alaihissalam kekuasaan atas bangsa jin dengan izin-Nya. Syekh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy rahimahullahu menjelaskan,
فاستجاب الله له وغفر له، ورد عليه ملكه، وزاده ملكا لم يحصل لأحد من بعده، وهو تسخير الشياطين له، يبنون ما يريد، ويغوصون له في البحر، يستخرجون الدر والحلي، ومن عصاه منهم قرنه في الأصفاد وأوثقه
“Maka, Allah kabulkan doanya dan ampuni dosanya, serta kembalikan kekuasaan kepadanya, bahkan menambahnya dengan hal yang tidak seorang pun setelah beliau mampu. Yakni mengendalikan jin, memerintah mereka untuk membangun kerajaan, menyelam untuknya ke dalam samudera untuk mencari mutiara, dan siapa pun dari mereka yang ingkar akan dipenjara.” (Tafsir As-Sa’diy, hal. 712)
Namun, bolehkah kita berdoa dengan doa beliau? Para ulama menyatakan bahwa berdoa dengan doa beliau termasuk bentuk berlebih-lebihan dan melampaui batas. Allah ‘Azza Wajalla berfirman,
اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةً ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ