Contoh Mad Iwad dalam Al Quran, Begini Pengertian Hukum dan Cara Bacanya
Contoh bacaan Mad Iwad adalah اِمَامًا (Imaamaa).
اِنَّآ اَرْسَلْنٰكَ بِالْحَقِّ بَشِيْرًا وَّنَذِيْرًاۙ وَّلَا تُسْـَٔلُ عَنْ اَصْحٰبِ الْجَحِيْمِ
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Nabi Muhammad) dengan hak sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Engkau tidak akan dimintai (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka."
Contoh bacaan Mad Iwad adalah نَذِيْرًاۙ (Nadziiroo). Ketika diwaqafkan (berhenti) bukan ketika washol (dibaca terus).
وَدَّ كَثِيْرٌ مِّنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ لَوْ يَرُدُّوْنَكُمْ مِّنْۢ بَعْدِ اِيْمَانِكُمْ كُفَّارًاۚ
Artinya: "Banyak di antara Ahlulkitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu setelah kamu beriman menjadi kafir kembali." Contoh bacaan Mad Iwad adalah كُفَّارًاۚ (Kuffaaroo).
وَّزَيْتُوْنًا وَّنَخْلًاۙ
Artinya: "Zaitun, pohon kurma." Contoh bacaan Mad Iwad adalah وَّنَخْلًاۙ (wa Nakhlaa).
وَّعِنَبًا وَّقَضْبًاۙ