Cara Zikir Nafas Lailahaillallah dan Tujuannya
Bunyi La, permulaan digambar dari daerah pusat terus ke hati sampai ke ubun-ubun.
Bunyi Ilaha turun ke kanan dan berhenti pada ujung bahu kanan. Kata berikutnya Illa dimulai dengan turun melewati bidang dada sampai ke jantung dan ke arah jantung inilah kata Allah dihujamkan dengan sekuat tenaga.
Orang membayangkan jantung itu mendenyutkan nama Allah dan membara, memusnahkan segala kotoran.
Dilansir dari jurnal.ums.ac.id, zikir nafas juga merupakan zikir kesadaran dengan menggunakan lafaz ‘Huu Allah’, sebuah metode zikir dengan mengikuti irama keluar-masuknya nafas melalui rongga hidung sampai ke paru-paru, dan kemudian diembuskan melalui rongga hidung lagi.
Cara mempraktikkannya juga sangat mudah, yakni ketika menghirup udara, hati ber-dzikir ’Huu’ (yang artinya Dia, Allah), dan ketika mengeluarkan nafas, hati ber-dzikir ‘Allah’.
Amaliah zikir merupakan jenis amal yang paling mudah dan paling ringan. Namun, karena amalan ini menuntut ke-istiqamah-an (konsisten, secara terus-menerus) dan keterlibatan pikiran dan emosi, maka amalan ini menjadi berat.
Zikir nafas adalah suatu metode untuk dapat berzikir kepada Allah tanpa henti.