Cara Menstabilkan Bacaan Mad dalam Membaca Al-Quran, Begini Menurut UAH
Dalam aturan hukum Mad, apabila harus dua harakat [ketukan], maka itu wajib dibaca 2 harakat dengan secara merata, teratur dan juga tetap. Apabila terdapat 6 harakat maka itu wajib dibaca juga dengan 6 harakat.
Apabila dalam aturannya seharusnya dibaca 6 harakat, akan tetapi hanya dibaca dengan 2 harakat dan hal tersebut menjadikan terjadinya perubahan atau pada kata atau kalimat tersebut, maka hukum dari bacaan tersebut yaitu haram.
Mad dibagi menjadi dua, yaitu Mad asli dan mad far’i. Mad asli disebut juga mad thabi’i dengan panjang dua harakat, sedangkan Mad far’i terbagi dalam 14 turunan yang panjangnya mulai dari 2 harakat sampai enam harakat.
Ustaz Adi Hidayat (UAH) dalam kajian ilmu tajwid dilansir dari channel Berlomba Dalam Da'wah menjelaskan, cara agar bisa menstabilkan bacaan mad dalam Al Quran yakni jika sedang dalam tahap belajar jangan mengambil panjang bacaan mad dengan 2 harakat.
"Sebaiknya ambil 4 atau 6 harakat dulu (3 detik). Standarkan dulu bacaan madnya," kata Ustaz Adi Hidayat.