Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Kata Yenny Wahid soal Perbedaan Penetapan Ramadan: Saling Menghormati
Advertisement . Scroll to see content

Cara Menentukan Awal Ramadhan dan Idul Fitri

Selasa, 14 Maret 2023 - 21:24:00 WIB
Cara Menentukan Awal Ramadhan dan Idul Fitri
Cara menentukan awal Ramadhan dan Idul Fitri. Metode Hisab (Foto: Majelis Tarjih Muhammadiyah)
Advertisement . Scroll to see content

Akan tetapi jika hilal masih belum terlihat sampai hari ke-29, maka umat Islam diperintahkan untuk menyempurnakan bulan Syaban dan Ramadan sampai 30 hari.

Rasulullah SAW bersabda, ”Apabila bulan telah masuk kedua puluh sembilan malam (dari bulan Sya’ban, pen). Maka janganlah kalian berpuasa hingga melihat hilal. Dan apabila mendung, sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi tiga puluh hari.”

2.Metode hisab

Metode kedua untuk menentukan awal Ramadhan, Syawal, dan bulan-bulan lain dalam kalender Hijriah adalah hisab. Metode ini menggunakan perhitungan peredaran bulan sebagai patokannya.

Dasar dari penggunaan metode ini sesuai dengan firman Allah SWT, “Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan Bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan Bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu).” (QS. Yunus: 5).

Dilansir dari situs Muhammadiyah, terdapat tiga kriteria dalam menentukan masuknya bulan selanjutnya dalam kalender Hijriah. Adapun tiga kriteria tersebut adalah sebagai berikut.

1.Telah terjadi ijtimak (konjungsi).
2.Ijtimak (konjungsi) terjadi sebelum matahari terbenam.
3.Piringan atas Bulan berada di atas ufuk (bulan baru telah wujud) pada saat terbenamnya matahari.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut