Yasin Fadilah: Arab, Latin, Arti, dan Manfaatnya
عن أَبِي هَرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صلّى الله عليه وسلّم كَانَ إِذَا قَرَأَ أَلَيْسَ ذَلِكَ بِقَادِرٍ عَلَى أَن يُحْيِيَ الْمَوْتَى قَالَ بَلَى وَإِذَا قَرَأَ أَلَيْسَ اللهُ بِأَحْكَمِ الْحَاكِمِيْنَ قَالَ بَلَى (رواه الحاكم رقم ٢٨٨٣ وقال هذا حديث صحيحاإسناد ولم يخرجاه تعليق الذهبي قي التلخيص : صحيح. وكذا أبو داود والترمذى وابن السنى فى عمل يوم وليلة والبيهقى عن أبي هريرة(
10 Keutamaan Surat Yasin Menurut Hadits Shahih, Diampuni Dosa hingga Dikabulkan Hajat
“Jika Rasulullah membaca akhir Surat al-Qiyamat (ayat 40), Rasulullah menjawab: Balaa (Ya, Allah Maha Kuasa). Dan ketika beliau membaca akhir Surat at-Tiin, maka Rasulullah menjawab: Balaa, (dalam riwayat lain: wa ana ‘ala dzalika min asy-syaahidiin) (Ya, saya bersaksi)” (HR al-Hakim No 3882, ia menilainya sahih dan disetujui oleh adz-Dzahabi. Hadis yang sama juga diriwayatkan oleh Abu Dawud, Turmudzi, Ibnu Sunni, dan al-Baihaqi)
Mengutip dari kitab Khozinatul Asror Sayyid karya Muhammad Haqqi An-Nazili (169), tata cara membaca Yasin Fadhilah yang diajarkan oleh sebagian ulama adalah sebagai berikut.
Bacaan Yasin dan Tahlil Lengkap Doa Hadoroh: Arab, Latin, & Terjemahannya
وَقَالَ بَعْضُهُمْ- لَفْظَةُ يٰس سَبْعَ مَرَّاتٍ وَإِذَا بَلَغَ فِيْ الْقِرَاءَةِ إِلَى قَوْلِهِ ذٰلِكَ تَقْدِيْرُ الْعَزِيْزِ الْعَلِيْمِ يُكَرِّرُهَا أَرْبَعَ عَشْرَةَ مَرَّةً وَإِذَا بَلَغَ قَوْلَهُ سَلٰمٌ قَوْلًا مِّنْ رَّبٍّ رَّحِيْمٍ يُكَرِّرُهَا سِتَّ عَشر مَرَّةً وَإِذَا بَلَغَ قَوْلَهُ اَوَلَيْسَ الَّذِيْ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ بِقٰدِرٍ عَلٰٓى اَنْ يَّخْلُقَ مِثْلَهُمْ ۗبَلٰى يُكَرِّرُهَا أَرْبَعَ مَرَّاتٍ ثُمَّ يَقْرَأُ إِلَى آخِرِهَا
Dari pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa tata cara membaca Yasin Fadhilah adalah dengan melafalkan bacaan ‘Yaasiin’ di awal surat sebanyak tujuh kali. Selanjutnya, firman Allah yang berbunyi ‘Dzalika taqdirul azizil alim’ (ayat ke-38) harus diulang 14 kali.
Doa Setelah Yasin dan Tahlil: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap Susunan Hadoroh
Ketika sampai pada bacaan ‘Salamun Qaulan min Rabbir Rahiim’ (ayat ke-58), umat muslim harus membacanya sebanyak 16 kali. Sementara itu, firmanNya ‘Awalaisalladzi kholaqossamawatiwalardho biqodirin ala anyyakhluqa mitslahum bala’ (ayat ke-81) diulang 4 kali.