Bacaan Takbiran Idul Adha Lengkap Lafal Arab, Latin, dan Artinya, Ada Ketentuan Waktunya
"Dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu, bahwa beliau dulu bertakbir setelah shalat shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah sampai setelah dzuhur pada tanggal 13 Dzulhijjah. (Ibn Abi Syaibah & Al Baihaqi dan sanadnya dishahihkan Al Albani)
Sementara takbir muthlaq adalah takbir hari raya yang tidak terikat waktu, yakni bisa dilakukan kapan saja, dimana saja, dan selama masih dalam rentang waktu yang dibolehkan.
Takbir mutlak Idul Adha biasanya dimulai sejak tanggal 1 Dzulhijjah hingga waktu asar pada tanggal 13 Dzulhijjah. Selama tanggal 1 – 13 Dzulhijjah, disyariatkan untuk memperbanyak mengucap takbir di mana saja, kapan saja dan dalam kondisi apa saja.
Sebenarnya tidak riwayat khusus terkait lafadz takbir tertentu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hanya saja ada beberapa beberapa sahabat dan para ulama yang mencontohkan lafadz takbir.
Pertama, Takbir Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Riwayat dari beliau ada 2 lafadz takbir: