Bacaan Doa Nabi Yunus, Lengkap dengan Sejarah dan Keutamaan
Nabi Yunus pun dibawa oleh ikan paus tersebut ke dasar laut selama 40 hari. Ia mendengar suara tasbih dari batu-batu kerikil.
Selama berada di dalam perut ikan paus, Nabi Yunus tak henti-hentinya memanjatkan doa kepada Allah. Kisah ini tertulis dalam ayat Al-Quran.
وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ ۚ
Artinya: (Ingatlah pula) Zun Nun (Yunus) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya. Maka, dia berdoa dalam kegelapan yang berlapis-lapis, "Tidak ada tuhan yang berhak disembah, selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim." (QS. Al-Anbiya: 87).
Sementara itu, doa Nabi Yunus memiliki berbagai keutamaan. Salah satunya adalah dikabulkannya hajat seseorang serta diselamatkan dari kesulitan dan musibah.
Rasulullah SAW bersabda, "Asma Allah yang apabila disebutkan dalam doa, pasti Dia memperkenankannya, dan apabila diminta dengannya, pasti memberi, yaitu doa Yunus ibnu Mata."
Demikianlah penjelasan tentang Doa Nabi Yunus. Semoga bermanfaat.
Editor: Komaruddin Bagja