Ayat tentang Silaturahmi, Arab, Latin, Arti, Tafsir
JAKARTA, iNews.id - Muslim dianjurkan untuk menjalin silaturahmi dengan sesama seperti yang termuat dalam sejumlah ayat Al Quran. Keutamaan silaturahmi di antaranya merekatkan tali persaudaraan, menambah saudara, mendatangkan keberkahan dan memperpanjang umur.
Sebaliknya, Muslim juga dilarang untuk memutus hubungan silaturahmi karena ada siksa kelak di akhirat.
Dala hadits Nabi SAW disebutkan bahwa orang yang menjalin silaturahmi akan dilapangkan rezekinya.
عَنْ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
Artinya: Dari Ibnu Syihab dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Anas bin Malik bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ingin lapangkan pintu rizqi untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi." (HR. Bukhari) [Shahih No.5986 Versi Fathul Bari].