Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serukan Evaluasi Regulasi, Partai Perindo Dorong Toleransi dalam Aktivitas Keagamaan
Advertisement . Scroll to see content

Ayat Seribu Dinar: Pengertian, Waktu, Tujuan Membaca

Rabu, 01 Juni 2022 - 15:50:00 WIB
Ayat Seribu Dinar: Pengertian, Waktu, Tujuan Membaca
Ayat Seribu Dinar dan waktu yang tepat membaca serta tujuan membacanya agar dibukakan pintu rezeki. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Quraish  Shihab, kata rezeki tidak  selalu  bersifat material, tetapi juga bersifat spiritual. Kalau ayat Al-Qur’an tersebut menjanjikan rezeki   dan   kecukupan   bagi   yang   bertakwa,   maka   melalui   Rasulullah  SAW mengancam siapa yang durhaka dengan kesempitan rezeki, Quraish Shihab yakni merujuk  pada  hadis  riwayat  Ibn  Majah,  Ibn  Hibban  dan  Al-Hakim  melalui Tsauban ra : 

“Tidak  ada  yang  menampik  takdir  kecuali do’a,tidak  ada  yang menambah  umurkecuali  kebajikan  yang  luas,  dan  sesungguhnya  seseorang dihindarkan  dari  rezeki akibat  dosa  yang  dilakukannya”(M.  Quraish  Shihab, 2002: 297).

Waktu membaca Ayat Seribu Dinar

Waktu membaca Ayat Seribu Dinar bisa dilakukan tiap saat, namun ada beberapa waktu utama membaca ayat tersebut di antaranya:

1. Setelah Sholat Wajib

Waktu utama membaca Ayat Seribu Dinar sebagaimana waktu mustajab untuk berdoa yakni setelah melaksanakan sholat wajib atau fardhu. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis mengenai waktu mustajab berdoa. 

    عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفَ اللَّيْلِ الْآخِرِ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut