Lalu seperti apa ayat kursi lengkap bacaan arab, latin, arti, dan keutamaannya? Berikut ulasannya yang telah kami rangkum dari NU Online, Selasa (19/09/2023).
Cara Mengilangkan Santet dari Tubuh, Ini Bacaan Ayat Al Quran dan Amalan Doanya
Bacaan Ayat Kursi Arab
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
Bacaan Ayat Kursi Latin
Allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm
Bacaan Ayat Kursi: Arab, Latin, dan Artinya Lengkap dengan Khasiatnya
Bacaan Ayat Kursi Artinya
Artinya: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya.
Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Contoh Bacaan Tashil Dalam Al Quran serta Cara Bacanya Sesuai Hukum Tajwid
Keutamaan Membaca Ayat Kursi
Jika umat Muslim mengamalkan membaca ayat kursi setelah sholat fardhu secara istiqomah, maka tidak ada satupun yang dapat menghalangi masuk surga sebelum datangnya kematian.
Hal tersebut telah dijelaskan oleh Abu Umamah, Rasulullah bersabda,
مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَكُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوْبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُوْلِ الْجَنَّةِ إِلَّا أَنْ يَمُوْتَ
Artinya : Barang siapa yang membaca Ayat Kursi tiap usia shalat wajib, tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain - belum datangnya - kematian. (HR. An-Nasa'i dalam Al-Yaum wa Al-Lailah: 10).
Lalu ayat kursi dapat dijadikan sebagai amalan rutin untuk meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu waatala. Pada sebuah hadits dari Hasan bin Ali, Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam bersabda.