Apa Itu Rajab dan Syaban, Begini Penjelasan dan Keutamannya
Usamah bin Zaid dia berkata; Aku bertanya; “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa di bulan Sya’ban?” Beliau bersabda: “Itulah bulan yang manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadlan, yaitu bulan yang disana berisikan berbagai amal, perbuatan diangkat kepada Rabb semesta alam, aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa.” (Nasai 2317).
Rajab merupakan salah satu dari empat bulan yang disebut dengan bulan haram; yakni Muharram, Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Rajab.
Bulan Rajab diambil dari kata Rojaba, (ارجبوعن القتال بمعنى كفوا عنه), yang memiliki makna ‘adhim (agung), mengapa demikian karena pada bulan rajab tidak ada peperangan oleh bangsa Arab maka disebut dengan bulan Keagungan.
Dari Abu Bakrah ra, Nabi SAW bersabda: “Setahun itu ada 12 bulan, dan di antaranya ada empat bulan mulia, tiga berurutan; Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram, dan Rajab Mudhar yang ia itu berada antara jumada dan sya’ban”. (Muttafaq ‘alaih).
Selain itu bulan Rajab juga memiliki dua julukan, yaitu al-Aṣab yang artinya pencerahan, disebut demikian karena pada bulan itu rahmat turun kepada umat nabi Muhammad begitu banyak, lalu al-Asham yang artinya tuli karena pada bulan itu tidak terdengar suara peperangan dan suara bergeseknya pedang.