"Pada hari Idul Fitri dan Idul Adha, Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk menggunakan pakaian terbaik yang kami miliki dan memakai wewangian terbaik yang ada pada kami, serta berkurban dengan binatang yang tergemuk yang kami punyai." (HR Hakim)
3. Makan Sebelum Sholat Idul Fitri
1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri merupakan hari yang diharamkan berpuasa. Sebelum sholat Idul Fitri, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam terbiasa mengkonsumsi kurma dengan jumlah ganjil, tiga atau tujuh.
كَانَ رَسُولُ الله صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَغْدُو يَوْمَ الْفَطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ تَمَرَاتٍ
Artinya: "Rasulullah SAW tidak berangkat sholat pada hari raya Idul Fitri, sehingga beliau memakan beberapa buah kurma." (HR Bukhari & Ahmad, dari Anas bin Malik)
4. Mendirikan Sholat Idul Fitri
Sholat Idul Fitri hukum mendirikannya adalah sunnah muakkad atau sunnah yang ditekankan. Sholat ini berjumlah dua rakaat. Adapun, rakaat pertamanya melakukan takbir sebanyak tujuh kali, dan rakaat kedua takbir lima kali.
Sementara itu, waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam pernah mengerjakannya saat matahari setinggi dua tombak atau sekitar dua meter.
5. Menempuh Jalan yang Berbeda Setelah Sholat Idul Fitri
Setelah melaksanakan sholat Idul Fitri, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam terbiasa melewati jalan yang berbeda dengan saat berangkat.
Hal ini berdasarkan hadits dari Jabir bin Abdullah, "Adalah Rasulullah SAW menempuh jalan yang berbeda pada hari Ied." (HR Bukhari, Abu Dawud, Ibnu Majah & Ahmad).
6. Mendatangi Tempat Keramaian
Di Hari Raya Idul Fitri, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam menemani Aisyah menonton pertunjukan atraksi tombak dan tameng. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, Bukhari dan Muslim, saking asyiknya Aisyah menjengukkan atau memunculkan kepala di atas bahu Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
7. Mengunjungi Rumah Sahabat
Silaturahmi ternyata merupakan salah satu tradisi yang telah dilaksanakan sejak Hari Raya Idul Fitri di zaman Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
8. Tahniah atau Memberikan Ucapan Selamat
Salah satu amalan yang dianjurkan dilaksanakan di Hari Raya Idul Fitri adalah tahniah atau memberikan ucapan selamat. Syekh Abdul Hamid al-Syarwani menjelaskan mengenai ihwal tahniah,