5 Perbedaan Antara Haji dan Umrah, Hukum, Waktu, hingga Rukun Pelaksanaannya
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam kemudian menjawab, “Tidak. Jika kau berumroh maka itu lebih baik.” (HR. Tirmidzi)
Waktu pelaksanaan ibadah haji dan umrah memiliki perbedaan yang lugas. Haji lebih terbatas secara waktu dibandingkan umrah.
Pasalnya, ibadah haji hanya bisa dikerjakan pada bulan-bulan haji, yakni mulai sejak Syawal hingga awal Dzulhijjah.
Dasar hukum waktu pelaksanaan haji ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 197 yang artinya sebagai berikut:
"Musim haji itu (berlangsung) pada beberapa bulan yang telah diketahui”. Penegasan mengenai hal ini dilakukan oleh Abdullah bin Umar yang berkata "Bulan-bulan haji Syawal, Dzulqa'dah, dan 10 hari (pertama) Dzulhijjah.” (H.R. Bukhari).