5 Hikmah dari Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
Qul in kuntum tuhibbuunal laaha fattabi' uunii yuhbibkumul laahu wa yaghfir lakum zunuubakum; wallaahu Ghafuurur Rahiim
Katakanlah (Muhammad), "Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Ali Imran ayat 31)
Penting untuk diingat bahwa merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW bukanlah sekadar upacara seremonial. Perayaan ini tidak diatur secara khusus, namun lebih pada peningkatan amal kebajikan.
Memperingati Maulid Nabi bukan hanya berarti mengenang, tetapi juga menerapkan sikap-sikap terpuji yang dicontohkan oleh Rasul.
Momen Maulid Nabi menjadi peluang untuk lebih banyak mengirimkan shalawat Nabi Muhammad SAW. Makna di balik ini adalah agar umat Islam termotivasi untuk berdoa lebih sering dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan mendapat syafaat dari Nabi.