5 Cara Taubat dari Zina dalam Islam, Ini yang Perlu Dilakukan Selain Sholat Taubat
Inti dari bertaubat adalah menyesali dengan sungguh-sungguh kesalahan yang dilakukan. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang diriwayatkan dalam sebuah hadits berikut:
النَّدَمُ تَوْبَةٌ
Penyesalan adalah hakikat taubat. (HR. Ahmad 3568, Ibn Majah 4252 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).
Jika ingin benar-benar bertaubat, konsekuensi nyata yang harus dilakukan adalah meninggalkan seluruh perbuatan zina dan semua pemicunya. Contoh konkret adalah menjauhi pasangan zinanya, terkecuali jika setelah menikah.
Cara berikutnya adalah tidak mengulangi perbuatan zina tersebut. Caranya adalah menanamkan pemahaman bahwa perbuatan tersebut tidak hanya dosa tetapi juga berbahaya. Sebab, zina dapat menghalangi rezeki seseorang di dunia.
Selanjutnya, teruslah mendekatkan diri kepada Allah untuk menggugurkan setiap dosa-dosa. Sebab, ketaatan bisa kepada Allah akan menghapus dosa maksiat.