“ Barangsiapa yang melaksanakan shalat subuh secara berjama’ah lalu duduk berdzikir hingga matahari terbit dan kemudian melaksanakan dua raka’at, maka ia seperti memperoleh pahala haji dan umrah. ”
Beliau pun menegaskan bahwa pahala tersebut sempurna( HR. Tirmidzi no. 586). Al Mubaarakfuri menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan melaksanakan dua raka’at adalah setelah matahari terbit hingga tinggi setinggi tombak( Tuhfatul Ahwadzi bi Syarh Jaami’ At Tirmidzi, 3 158).
4. Termasuk Shalat Awwabin
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘ anhu, Rasulullah shallallahu ‘ alaihi wa sallam bersabda,
لا يحافظ على صلاة الضحى إلا أواب ، وهي صلاة الأوابين
“ Tidak ada yang menjaga shalat sunnah Dhuha kecuali awwab( orang yang kembali taat). Inilah shalat awwabin. ”( HR. Ibnu Khuzaimah). Imam Nawawi menyatakan bahwa awwab adalah orang yang taat kepada Allah.
Keutamaan sholat dhuha 2 rakaat tidak hanya terletak pada pahala yang dijanjikan, tetapi juga pada dampak positifnya terhadap kehidupan sehari- hari kita. Semoga dengan konsistensi dalam melaksanakan ibadah ini, kita semakin dekat dengan- Nya dan mendapatkan ridha serta keberkahan dalam hidup.
Editor: Komaruddin Bagja