Jika kita seperti itu, maka kita termasuk orang-orang yang merugi sebagaimana hadis Nabi SAW:
“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.” (HR. Muslim).
Jamaah yang dirahmati Allah, jika orang tua kita masih hidup, marilah kita manfaatkan waktu yang ada untuk membahagiakan mereka, menyayangi mereka, dan berbakti dengan sepenuh hati.
Jangan menunggu sampai mereka tiada, karena saat itu datang, penyesalan tidak akan ada gunanya. Banyak orang yang baru menyadari betapa berharganya orang tua setelah mereka pergi untuk selama-lamanya.
Namun, jika orang tua kita sudah meninggal dunia, janganlah kita berhenti untuk berbakti kepada mereka. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa doa anak saleh, sedekah atas nama mereka, dan menjaga silaturahmi dengan keluarga serta sahabat mereka adalah bentuk bakti yang masih bisa dilakukan meskipun orang tua telah tiada.