Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Kultum Ramadhan Singkat 7 Menit, Lengkap dengan Dalilnya
Advertisement . Scroll to see content

15 Kultum Ramadhan Singkat 5 Menit Beragam Tema, Lengkap dengan Dalilnya

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:45:00 WIB
15 Kultum Ramadhan Singkat 5 Menit Beragam Tema, Lengkap dengan Dalilnya
Ilustrasi kultum Ramadhan singkat 5 menit beragam tema dan dalilnya. (Foto: Dok.iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam sejarahnya, banyak peristiwa besar Islam yang terjadi pada bulan ini.  Allah swt telah mewajibkan kepada umat Islam untuk berpuasa di bulan Ramadhan melalui firman-Nya yang berbunyi:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ   

Artinya, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).   

Dari ayat tersebut, dapat diambil pelajaran bahwa puasa telah dilakukan oleh umat terdahulu, bahkan jauh sebelum Islam datang. Selain itu, umat non muslim juga menjalankan ibadah puasa, yang ketentuan, tata cara, dan waktunya berbeda dengan yang ada dalam Islam.

Selain itu banyak hadis-hadis Rasulullah saw yang menjelaskan keutamaan puasa, di antaranya adalah sebagai berikut.   

1. Puasa menjadi perisai bagi manusia, aroma mulutnya melebihi aroma minyak kasturi, dan pahalanya berlipat ganda

أنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: الصِّيَامُ جُنَّةٌ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَجْهَلْ. وَإِنْ امْرُؤٌ قَاتَلَهُ أَوْ شَاتَمَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي صَائِمٌ مَرَّتَيْنِ. وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ تَعَالَى مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ يَتْرُكُ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ وَشَهْوَتَهُ مِنْ أَجْلِي. الصِّيَامُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا. (رواه البخاري)  

 Artinya, "Sungguh Rasulullah saw bersabda, “Puasa merupakan perisai, maka (orang yang melaksanakannya) janganlah berbuat kotor dan jangan pula berbuat bodoh. Apabila ada orang yang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka katakanlah ‘aku sedang berpuasa’ (Nabi mengulangi ucapannya dua kali).   Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada harumnya minyak kasturi, karena dia meninggalkan makanan, minuman, dan syahwatnya demi Aku (Allah). Puasa itu untuk Aku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, dan setiap kebaikan dibalas dengan sepuluh kebaikan yang serupa.” (HR Al-Bukhari).   

2. Orang yang berpuasa akan dimasukkan ke dalam surga melalui pintu khusus, yakni pintu Ar-Rayyan 

  عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِنَّ فِي الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ، فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ. (رواه البخاري)

Artinya, "Dari Nabi saw, beliau bersabda, “Sesungguhnya di dalam surga terdapat satu pintu yang disebut dengan Ar-Rayyan, yang mana orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut pada hari kiamat kelak, dan tidak ada seorang pun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka.   Lalu ketika dikatakan kepada mereka: ‘Di manakah orang-orang yang berpuasa?’ Mereka pun segera menghadap. Tidak akan ada seorang pun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka. Apabila mereka semua telah masuk, maka pintu itu ditutup dan tidak akan ada seorang pun yang masuk melewati pintu tersebut.” (HR Al-Bukhari).   

3. Mendapat ampunan dari Allah swt  

عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ، وَمَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِ. (رواه البخاري)   

Artinya, "Dari nabi saw, beliau bersabda: “Barangsiapa yang menghidupkan malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap ridha Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Al-Bukhari).   

5. Kultum Ramadhan: Keutamaan Menghidupkan Malam Ramadhan

Saat ini kita berada di bulan Ramadhan yang memiliki banyak kemuliaan. Pada bulan ini Al-Qur’an turun, juga pada bulan ini malam lailatul qadar berada. Selain itu, bulan Ramadhan juga memiliki banyak keutamaan di dalamnya.  

Banyak riwayat hadits yang menjelaskan keutamaan bulan Ramadhan. Termasuk keutamaan menghidupkan malam Ramadhan dengan berbagai macam ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut:

   ‌مَنْ ‌قَامَ ‌رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barangsiapa beribadah di bulan Ramadhan dalam keadaan beriman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR. Bukhari).  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut