اَلَآ اِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُوْنَ
Pada lafadz اِنَّهُمْ adalah bacaan Ghunnah Musyaddadah.
14. Mad Ashli/Thabi’i
Hukum tajwid berikutnya adalah Mad Thabi'i atau Mad Asli. Hukum ini berlaku jia terdapat alif (ا) sesudah fathah, ya (ي) sukun sesudah kasrah, dan wau (و) yang sesudah dhammah. Dibaca sepanjang satu alif atau dua harakat.
Contoh mad ashli:
بِّ ٱلنَّاسِ
Arab latin: Birabbin-nās (QS An Nas ayat 1).
15. Hukum Tajwid Mad Far’i
Hukum tajwid ini mengharuskan ayat dibaca lebih panjang dari Mad aAsli. Mad menurut bahasa artinya panjang, sedangkan far’i menurut bahasa artinya adalah cabang.
Mad far’i menurut istilah adalah hukum bacaan panjang yang terjadi karena terdapat hamzah, sukun, tasydid dan waqaf. Jika ditotal, ada 14 jenis hukum Mad Far'i:
Contoh Mad far’i:
ءَآللَّهُ خَيْرٌ
Arab latin: Allāhu khairun (QS An Naml ayat 59).
Itulah hukum tajwid dan contohnya lengkap dengan cara baca yang benar. Wallahualam bissawab
Editor: Komaruddin Bagja