10 Contoh Kultum Singkat Ramadhan yang Menginspirasi Umat Muslim
Beliau menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah, terutama di sepuluh hari terakhir untuk mencari malam Lailatul Qadar. Hal ini sesuai dengan hadis Aisyah RA:
“Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan ramadhan), melebihi kesungguhan beribadah di selain (malam) tersebut." (HR. Muslim).
Ketiga, Nabi Muhammad SAW selalu menjaga lisan dan perbuatannya. Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menjaga lisan dan perilaku. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan keji, maka Allah tidak butuh ia meninggalkan makan dan minumnya." (HR. Bukhari)
Dari hadis ini, kita diajarkan untuk menjaga akhlak dengan menghindari kebohongan, gibah, maupun ucapan dan perbuatan yang menyakiti orang lain.