Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dolar Tembus Rp18.000, Bimbim Slank Singgung Krisis 1998
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Anjlok, Dipa The Changcuters Keluhkan Harga Alat Musik hingga Biaya Konser Mahal

Jumat, 05 Juni 2026 - 18:15:00 WIB
Rupiah Anjlok, Dipa The Changcuters Keluhkan Harga Alat Musik hingga Biaya Konser Mahal
bassist The Changcuters, Dipa Nandastyra Hasibuan, mengakui tekanan ekonomi yang terjadi saat ini turut berdampak pada ekosistem musik. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menilai dampak pelemahan rupiah tidak hanya dirasakan musisi dan vendor. Kenaikan biaya operasional berpotensi merembet ke penyelenggaraan konser yang membutuhkan standar peralatan dan produksi tertentu.

Menurut Dipa, biaya yang lebih besar untuk menghadirkan konser dengan spesifikasi yang sama dapat berpengaruh terhadap harga tiket dan daya beli masyarakat.

"Pasti ada peningkatan biaya untuk mengadakan konser dengan spesifikasi yang biasa digunakan, dan dari hal itu akan berpengaruh ke daya beli penonton untuk menikmati konser-konser di Indonesia," ujarnya.

Meski menghadapi tantangan akibat kondisi ekonomi global, Dipa berharap industri musik tetap mendapat perhatian dan dukungan. Dia menilai sektor musik memiliki peran penting sebagai bagian dari ekonomi kreatif yang mampu menggerakkan berbagai lini usaha lainnya.

"Harapannya karena industri musik ini sebagai subsektor dalam ekosistem ekonomi kreatif, diharapkan bisa mendorong stabilitas ekonomi yang mampu menciptakan efek besar bagi berbagai sektor, seperti pariwisata, transportasi, akomodasi, UMKM lokal, vendor dan lainnya," kata Dipa.

Industri musik selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi kreatif yang memiliki efek berganda terhadap sektor lain. Karena itu, stabilitas ekonomi dinilai menjadi faktor penting agar ekosistem musik dan industri pendukungnya tetap tumbuh di tengah tekanan pasar global.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut