Menolak Tua, Project Pop Bakal Gelar Konser Spesial di Perayaan 30 Tahun
Totalitas demi Konser 30 Tahun
Menandai 30 tahun berkarya dengan koleksi 10 album dan lebih dari 80 lagu, Project Pop mengaku menyiapkan penampilan yang berbeda dari biasanya. Personel Project Pop, Hermann Josis Mokalu atau Yosi, mengatakan seluruh kekuatan grup akan ditampilkan di atas panggung.
Mereka melakukan aransemen ulang sejumlah lagu, menambah backing vocal, brass section, hingga mendatangkan vocal coach agar penampilan tetap maksimal.
"Yang pasti, memberikan yang terbaik udah pasti, kita selalu yang terbaik. Makanya kita benar-benar mencari kekuatannya Project Pop selama 30 tahun ini harus ada semua di situ. Kita lihat misalnya lagu-lagu yang sudah sering didengar, kalau kita bawain pun harus beda. Aransemennya harus lebih bagus lagi, yang mengiringinya harus lebih banyak lagi, kita tambahkan backing vocal, kita tambahkan brass section," ujar Yosi.
Tak hanya menghadirkan kemeriahan, konser tersebut juga akan menjadi momen emosional untuk mengenang mendiang Muhammad Fachroni atau Oon. Project Pop telah menyiapkan satu lagu khusus yang berkaitan dengan perjalanan Oon bersama grup tersebut.
"Ya, kalau soal memberikan sebuah momen untuk mengenang Oon, itu sudah ada dalam rencana kita sejak awal, sudah pasti. Karena kan 30 tahun kita dalam konsep konser yang kita persiapkan, harus menjelaskan juga, menceritakan sedikit tentang asal-muasal kita dan juga perjalanannya. Dan kalau udah bicara soal perjalanannya, udah pasti kita akan membahas teman kita yang satu ini," katanya.