Membanggakan! The Resonanz Music Studio Pimpinan Avip Priatna Harumkan Nama Indonesia di Mata Dunia
Membawakan aransemen klasik lagu-lagu Indonesia, konser ini memukau penonton di panggung-panggung bergengsi kedua negara tersebut, menampilkan interpretasi yang kaya dan autentik dalam bahasa musik klasik yang akrab bagi mereka namun diwarnai dengan sentuhan budaya Indonesia.
Tur konser persahabatan ini dimulai pada 22 Oktober 2024 di Großer Saal Musikverein, Wina, salah satu gedung konser klasik paling bergengsi dan memiliki akustik terbaik di dunia.
Lalu berlanjut ke Stiftung Mozarteum di Salzburg pada 23 Oktober. Diiringi oleh 49 musisi JCO di antaranya solois Giovani Biga (biola), Nino Ario Wijaya (klarinet), Metta F. Ariono, Marini Widyastari (flute), serta Jonathan Kuo (piano), konser ini menampilkan 45 penyanyi BMS termasuk diantaranya Farman Purnama (tenor) dan Fiona Luisa (sopran).
Repertoar khas seperti 'Strauss di Maluku' ini merupakan aransemen unik yang memadukan 'Radetzky March' karya Johann Strauss I dengan lagu tradisional Indonesia 'Rasa Sayange', turut dibawakan dan memukau penonton.

Kehadiran pemain biola muda Austria, Julian Walder, dan fluist Gerhard Mair sebagai solois tamu semakin memperkaya penampilan ini. Musikolog Austria Stephan Höllwerth juga mengungkapkan pujian tulus dan penghormatan yang mendalam.